Pahlawanku

 Pahlawanku


Ayah

Ku salamkan rindu 

Untuk engkau yang kini jauh dariku

Ayah

Akan selalu ku ingat

Semua pengorbanan dan jasa jasa mu

Ku ingin engkau berasa disini

Menemaniku melangkahkan kaki

Berlinang air mataku saat merindukanmu

Ayah

Selamanya kau ku kenang

Keringatmu adalah kasih sayang

Rasa cinta yang tak pernah kurang

Tak bisa ku ingkari lagi

Hidupku terasa sepi tanpa dirimu

Ayah

Selamanya kau ku kenang



Surgaku


Tak terbayang rintihan tangismu

Di saat melahirkanku

Sungguh besar pengorbananmu

Begitu juga kasih sayangmu padaku

Ibu

Aku rindu belaianmu

Demi anak yang kau cintai tersenyum bahagia

Harta benda bahkan nyawa sekalipun kau sudi memberikannya

Sungguh mulia jasamu

Begitu agung cintamu

Aku malu dan tak mampu

Membalas pengorbananmu

Anakmu ini hanya bisa berdoa

Semoga engkau bahagia disana

Tetap berada pada lindungan-Nya

Dan terhapus segala dosa



1095 hari


Aku tidak yakin apakah aku mencintaimu ketika pertama, kedua, atau ketiga kali melihatmu

Aku merasakan hal yang berbeda setiap berada di dekatmu

Entah darimana rasa ini yang tiba tiba menyelimutiku

Kita yang tak pernah kenal

Kita yang tak pernah bertegur sapa

Kini telah menjadi kita dalam sebuah ikatan

Hari itu

Masih teringat jelas dalam benakku

Hari dimana pertama kali kau memberiku tatapan hangat

Senyuman manis

Dan perlakuan halus itu

Hingga saat ini

Perlakuan yang kau berikan tak pernah berbeda

Memberiku kasih sayang yang mungkin tak ku dapatkan di rumah

Terima kasih telah menjadi rumah bagiku

Tempat pulang dan meluapkan keluh kesahku

Jika saja aku boleh meminta

Aku ingin dipersatukan selamanya bersamamu

Bukan hanya untuk 1095 hari"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencintai Dalam Diam

Penulis Skenario

AYAH