PEDULI ALAMKU

PEDULI ALAMKU

 

Embun pagi hari 

Matahari mulai terbit

Hijaunya sawah bagaikan permata

Alam yang penuh kesejukan

Dihiasi sinar matahari yang cerah


Tapi sekarang Tak seperti itu lagi

Sedikit demi sedikit mulai menghilang

Hutan yang pohonnya mulai punah

Air pun hilang kejernihannya

Kehijauan dibukit mulai menghilang 

Manusia yang tak peduli  hal itu

Tanpa memikirkan akibatnya


Oh....alamku 

Andaikan waktu bisa berputar kembali

Kami pasti akan melestariakan mu

Marilah kita jaga alam ini

Seperti dulu yang penuh kesejukan



TAMU TAK DIUNDANG


Sinar matahari mengabarkan pagi

Lembayun melukis langit

Tak terasa sudah lama

Corona mewabah dinegri ini

Corona membatasi semuanya

Engkau bagaikan tamu tak diundang


Kau mengajari kami 

Hidup,bersih,suci penuh iman

Ruang maya mencoba menyentuh

Menguatkan hati yang mulai merapuh

Engkau virus yang tak kenal lawan

Bagaikan musuh tak bernyawa


Hey corona

Pergilah....... 

Menjaulah......

Pulanglah......

Kami ingin negri yang dulu

Sebelum kau datang



 CEPAT PULIH NEGRIKU


Mentari pagi mulai bersinar

Setiap hari

Aku bosan dengan kerjaanku

Mengerjakan tugas tanpa batas waktu

Tidur hingga larut malam

Ini semua akibat belajar daring


Sejak makhluk kecil itu datang

Negri ku mulai gelisah

Hari-hariku 

Yang kini hanya dihiasi goresan pena

Tanpa ada yang saling tatap muka


Dunia maya kini sebagai prantaraku

Memahami sebuah materi 

Yang begitu sulit

Tanpa kejelasan seorang guru

Tapi kita harus semangat

Corona pergilah...

Aku rindu belajar sepertu dulu

Sebelum kau datang ke negri ini







                      

"


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mencintai Dalam Diam

Penulis Skenario

AYAH