Rencana Waktu
Rencana Waktu
Disetiap pagi,disaat kita bangun kembali
Itu perluh disyukuri……..
Disetiap siang disaat kita mulai lelah
Pastinya perluh penyemangat…
Tapi disetiap malam disaat kita menutup mata,
Akan kah terbangun esok pagi ?
itu adalah pertanyaan
Semua realita hidup yang ada,mungkin hanya bisa dijawab
Oleh sang empuhnya malam.
Pagi hanya menunggu,sedangkan siang hanya membuat keluh
Tidak perluh terlalu larut,sore akan datang dengan warna yang
Baru………
ALAM YANG BEDA
Sayap-sayap yang terbang bergelora
Kini patah tanpa ada sambungannya
Air mata yang masih ditempanya kini tumpah
Tanpa tau siapa yang akan menghapusnya.
Kepergianmu meninggalkan duka,bahkan luka yang kau goreskan disana susah untuk disembuhkan.
Bukannya aku tidak tau perihal melupakan,
Rasanya untuk memikirkannya saja aku tak bisa.
Aku tau kepergianmu,bukan untuk alasan yang kau inginkan tapi mungkin penciptamu tau perihal itu semua.
Kapan bisa bergurau ?
Kapan bisa bercanda ?
Kapan bisa bergandengan ?
Itulah pertanyaan yang selalu ku utarakan dikala senja redup,
dan mentari kembali tertawa.
Tapi jawabannya masih sama,
bisu yang ku dapat dan bungkam yang ku gengam.
Rindu………
Jika ini akhirnya,maka temukanlah mimpiku dan anggannya
meskipun didunia yang berbeda.
Kupilih Tuhanku
Romansa yang indah,dijalani dengan ceria
Mengukir cerita,tanpa lupa mengabadikannya
Tapak demi tapak kita lalui tanpa keraguan,tapi ketika dititik ini sungguh aku lelah……
Titik ini yah….
Titik yang memaksaku kembali bernegosiasi dengan perbedaan
Titik yang merapukan harap ku,dan anggannya untuk menggengam tujuan yang sama.
Aku tau perbedaan ini bukan perkarah yang mudah
Banyak sakit yang akan kita dapat,disetiap luka yang menganggah
Beribu duka yang akan kita genggam,ketika kita memutusan untuk melanjutkan.
Aku tau Tuhan kita bedah….
Aku tau gengaman tanganku dan sujudmu tak sama
Walaupun baris-baris doa yang kita ucapakan terarah pada titik yang sama..
Maaf …………….
Ku putuskan mengakhiri ceritanya,
Karena kita hanya dijinkan untuk membuat cerita,bukan mengukir sejarah yang indah.
Kuputuskan memilih Tuhanku,
Karena Akupun tak mau kamu melepas Tuhanmu…….
"
Komentar
Posting Komentar